Beranda Internasional Peneliti China Kembangkan Baterai Lithium-sulfur untuk Drone

Peneliti China Kembangkan Baterai Lithium-sulfur untuk Drone

0
Peneliti China Kembangkan Baterai Lithium-sulfur untuk Drone

Namun, dalam praktiknya, baterai ini menghadapi kendala besar. Pasalnya, selama proses pengisian dan pengosongan daya, sulfur menjalani proses kimia kompleks yang menghasilkan banyak senyawa antara (intermediate) yang mudah larut. Senyawa-senyawa antara ini cenderung melarut, sehingga memperlambat reaksi, dan membuang-buang energi.

Sebuah tim yang dipimpin oleh Tsinghua Shenzhen International Graduate School (Tsinghua SIGS) mengusulkan solusi baru dengan memperkenalkan konsep "premediator" untuk elektrokimia sulfur.

"Anggap saja sebagai senyawa aditif khusus yang tertidur di dalam baterai sampai saatnya diperlukan. Saat reaksi sulfur dimulai, senyawa aditif itu terbangun tepat di lokasi reaksi berlangsung dan mulai bekerja," papar Zhou Guangmin, peneliti di Tsinghua SIGS.

Setelah aktif, molekul ini akan mengikat senyawa antara yang mudah larut dan mencegahnya melarut. Molekul tersebut juga membantu menciptakan jalur cepat bagi reaksi-reaksi listrik, sehingga membuat keseluruhan proses menjadi jauh lebih lancar dan efisien, ujar Zhou.

Tim tersebut juga mendesain ulang jaringan reaksi pada tingkat molekuler. Molekul yang baru dikembangkan ini mampu mengurangi resistansi internal baterai sebesar 75 persen dibandingkan dengan desain konvensional. Dalam uji coba, baterai baru tersebut beroperasi secara stabil selama 800 siklus pengisian dan pengosongan daya, dengan mempertahankan hampir 82 persen kapasitasnya.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait