CARAPANDANG - Ketika Anda melihat birunya laut dan mendengar suara deburan ombak, melupakan masalah akan menjadi lebih mudah. Suasana laut membuat Anda merasa lebih rileks dan tenang.
Itulah alasan destinasi wisata perairan menjadi populer. Terutama untuk healing. Fenomena kegemaran mencari ketenangan di laut disebut sebagai blue mind.
The Blue Mind Theory
Wallace J. Nichols, seorang ahli biologi kelautan, mengenalkan teori tersebut dalam bukunya yang berjudul Blue Mind. Buku itu dirilis pada 2014. Teori itu menyebut bahwa dengan berada di sekitar atau di dalam perairan membuat seseorang merasa tenang dan rileks. Selain itu, seseorang juga bisa merasakan manfaat bagi kesehatan mental dan fisiknya.
Perairan seperti danau, sungai, laut, bahkan kolam renang bisa memberikan efek yang sama bagi orang yang berada di sekitarnya. Selain itu, berada di sekitar laut atau perairan dapat meningkatkan mood atau suasana hati seseorang. Bahkan lonjakan energi bisa dirasakan. Hal itu dapat meningkatkan aktivitas fisik. Sehingga mendorong kesehatan tubuh.
Manfaat bagi Kesehatan Mental
Dengan membantu menenangkan sistem saraf, berarti Anda mengeluarkan otak dari zona merah atau red mind state. Zona tersebut adalah tempat otak Anda bekerja dengan menyeimbangi dunia yang serba cepat ini.