Sejak 13 April, AS memberlakukan blokade laut yang menargetkan lalu lintas maritim Iran di Selat Hormuz, sementara Iran tetap mempertahankan kendali penuh atas jalur pelayaran strategis tersebut . Dampak dari kebuntuan ini telah mendorong harga minyak global melonjak di atas 120 dolar AS per barel.
Hingga berita ini diturunkan, belum jelas apakah upaya untuk menghidupkan kembali perundingan antara Iran dan AS akan berhasil, sementara ancaman konflik berskala penuh kembali membayangi kawasan Timur Tengah.