Kalau tidak yakin makanan sudah berapa lama makanan berada di luar, jangan mencicipinya untuk mengecek keamanan. Jika tidak akan dihabiskan dalam beberapa hari, sebaiknya bekukan saja.
6. Makanan dari kaleng yang menggembung, bocor, atau menyembur
Kemasan yang bocor, menggembung, retak, rusak, atau menyemburkan cairan atau busa ketika dibuka adalah tanda bahwa makanan mungkin terkontaminasi. Makanan di dalamnya juga harus dibuang apabila berubah warna, berjamur, atau berbau tidak normal.
Salah satu risiko serius adalah botulisme akibat toksin Clostridium botulinum. Toksin tersebut tidak dapat dilihat, dicium, atau dirasakan. Bahkan mencicipi sedikit makanan yang mengandung toksin dapat menyebabkan penyakit berat.
Risiko terutama menjadi perhatian pada makanan kaleng rumahan yang diproses dengan cara tidak tepat, terutama bahan pangan rendah asam seperti sayuran, daging, ikan, dan seafood.
Ada pula peringatan khusus untuk minyak buatan sendiri yang mengandung bawang putih atau herbal, yaitu simpan di lemari pendingin dan buang sisanya setelah 4 hari.
Jangan membuka kemasan yang menggembung untuk sekadar mengecek bau dan jangan mencicipinya. Buang makanan beserta kemasannya dengan aman.