Para pemimpin Eropa menekankan bahwa konflik saat ini tidak boleh berkembang menjadi misi NATO atau menyeret benua itu ke dalam perang yang lebih luas.
CARAPANDANG.COM, BERLIN -- Beberapa negara Eropa dan Uni Eropa (UE) pada Senin (16/3) menyatakan keengganan atau penolakan tegas terhadap seruan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk sebuah misi militer guna memastikan keamanan pelayaran di Selat Hormuz.
Dengan menekankan perlunya solusi diplomatik dan memperingatkan soal eskalasi regional lebih lanjut, para pemimpin Eropa menekankan bahwa konflik saat ini tidak boleh berkembang menjadi misi NATO atau menyeret benua itu ke dalam perang yang lebih luas.
Kanselir Jerman Friedrich Merz menampik keterlibatan militer apa pun dalam melindungi kapal tanker minyak di selat tersebut, menekankan bahwa NATO merupakan sebuah "aliansi pertahanan" dan bukan "aliansi intervensi".
Merz mengatakan Jerman tidak akan ikut serta dalam langkah-langkah militer untuk memastikan kebebasan navigasi selama konflik masih berlangsung. Dia menambahkan bahwa hingga saat ini belum ada konsep layak untuk operasi semacam itu yang telah diajukan.
Kanselir Jerman Friedrich Merz berpidato dalam konferensi pers musim panasnya di Berlin, Jerman, pada 18 Juli 2025. (Carapandang/Xinhua/Li Hanlin)