Terkait efisiensi, Purbaya menyatakan akan lebih proaktif dengan menetapkan langsung persentase pemotongan anggaran yang harus dipatuhi oleh seluruh kementerian dan lembaga.
Hal ini dilakukan karena pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa jika kementerian diminta memotong anggaran secara mandiri, mereka justru cenderung mengajukan penambahan.
"Kalau bisa saya tentuin saya potong berapa persen, nanti mereka yang sesuaikan. Nanti kita akan kasih tahu ke mereka," tegasnya.
Purbaya menambahkan, pemotongan akan diarahkan pada belanja yang dapat ditunda dan tidak berdampak cepat terhadap pertumbuhan ekonomi, seperti kegiatan rapat yang dinilai tidak efektif atau kebijakan dengan dampak lambat.
"Rapat yang enggak jelas, atau kebijakan yang dampaknya lambat atau tidak banyak ke pertumbuhan ekonomi," kata dia mencontohkan.
Menteri Investasi Rosan Roeslani yang tiba lebih awal sekitar pukul 15.33 WIB, memilih untuk tidak berkomentar banyak dan akan menyampaikan hasil pembahasan setelah pertemuan selesai . Selain ketiga menteri tersebut, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya juga turut hadir mendampingi Presiden. Hingga berita ini diturunkan, pertemuan masih berlangsung.