CARAPANDANG - Presiden Prabowo Subianto memanggil sektor menteri bidang perekonomian ke Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (19/3/2026). Mereka yang hadir antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani.
Mengutip laporan Antaranews, pertemuan yang berlangsung tertutup tersebut membahas sejumlah isu strategis, dengan fokus utama pada laporan hasil rapat koordinasi terbatas (rakortas) mengenai efisiensi anggaran kementerian/lembaga (K/L) serta antisipasi kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Airlangga Hartarto, yang tiba di Istana sekitar pukul 16.07 WIB, mengonfirmasi bahwa dirinya dipanggil untuk melaporkan hasil rakortas terkait efisiensi.
"Kemarin kan kami sudah rakortas, terkait dengan efisiensi. Itu salah satu yang mau dilaporkan," ujar Airlangga mengutip Antaranews.
Ia juga menyinggung bahwa pemerintah tengah menghitung skema pengaturan work from anywhere (WFA) sebagai bagian dari langkah efisiensi biaya operasional.
Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang tiba pukul 16.18 WIB menjelaskan bahwa pihaknya akan membahas langkah antisipasi terhadap APBN.
"Ya kita antisipasi mungkin subsidi berapa, kondisi APBN seperti apa. Itu yang harus diantisipasi," jelas Purbaya.