Sementara itu, Tri Dampak yang ingin diwujudkan meliputi dampak sosial berupa meningkatnya kesempatan kerja dan kesejahteraan masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia yang kompeten dan profesional, serta dampak ekonomi melalui peningkatan remitansi yang berkontribusi terhadap kesejahteraan keluarga sekaligus memperkuat devisa negara.
"Asta Mandala SMK Go Global bukan sekadar kerangka penyelenggaraan program. Ini merupakan komitmen pemerintah untuk menjadikan penempatan Pekerja Migran Indonesia sebagai strategi pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang memiliki daya saing global. Inilah yang kami sebut sebagai brain circulation," ujar Mukhtarudin.
Menurutnya, konsep brain circulation akan menghasilkan talenta Indonesia yang memperoleh pengalaman internasional, memiliki kompetensi global, dan setelah kembali ke Tanah Air mampu membangun usaha, menciptakan lapangan kerja, maupun berkontribusi pada pembangunan nasional.
"Banyak purna pekerja migran yang kembali ke Indonesia dengan kemampuan bahasa, kompetensi, pengalaman kerja, disiplin, dan mental yang kuat. Mereka menjadi talenta global yang mampu berkontribusi bagi pembangunan Indonesia. Itulah tujuan besar yang ingin kita bangun melalui SMK Go Global," tandas Menteri Mukhtarudin.