POHUWATO, CARAPANDANG - Pelaksanaan hari kedua Bimbingan Teknis (Bimtek) pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) diikuti oleh peserta dari Kecamatan Duhiadaa dan Kecamatan Patilanggio. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Panua, Selasa (07/04/2026).
Bimtek ini dihadiri para Kepala Desa dan Kepala Dusun dari dua kecamatan, serta dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Zulkifli Umar, didampingi Sekretaris Dinas Sosial, Risna R. Laisa, dan Kepala Bidang Pemberdayaan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial dan Pengelolaan Data, Suslana Wuso, turut hadir pula Kepala BPS Pohuwato.
Dalam arahannya, Asisten Zulkifli Umar menjelaskan bahwa DTSEN dirancang sebagai basis data tunggal yang akurat, dinamis, dan terpadu, dengan mengintegrasikan data sosial, ekonomi, serta tingkat kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, DTSEN kini menjadi rujukan pemerintah pusat, provinsi, hingga daerah dalam pengambilan kebijakan, khususnya dalam menentukan penerima bantuan agar penyalurannya lebih objektif, transparan, dan tepat sasaran.
Selaku Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial, Zulkifli juga mengungkapkan bahwa saat ini terdapat pengurangan atau penonaktifan kepesertaan jaminan kesehatan oleh Kementerian Sosial.
Hal tersebut disebabkan karena sebagian penerima bantuan telah masuk pada kategori desil 6 hingga desil 10.