Sebagai tindak lanjut deklarasi, Pemerintah Kota Tangerang mendorong pembentukan Pokja BSAN guna memperkuat pengawasan, edukasi, dan pendampingan di lingkungan sekolah. Pemerintah Kota Tangerang juga menjalankan berbagai langkah strategis, mulai dari penguatan program Kota Layak Anak, pembentukan Satuan Tugas Pencegahan Kekerasan di Sekolah, hingga pemanfaatan layanan digital seperti Tangerang Siaga 112, Aplikasi Tangerang Live, dan layanan Silacak Perak untuk pelaporan serta penanganan cepat kasus kekerasan di sekolah.
Selain membangun budaya aman dan nyaman, Provinsi Banten juga memperkuat implementasi Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) melalui program Sekolah Adiwiyata. Program yang diinisiasi Kementerian Lingkungan Hidup tersebut memiliki semangat yang sejalan dengan BSAN, yakni membangun budaya sekolah yang positif, hijau, bersih, dan berkelanjutan.
Kadisdikbud Provinsi Banten, Jamaludin, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang bersih dan ramah lingkungan guna membentuk generasi muda yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah turut menyampaikan apresiasinya atas peluncuran Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Banten. Ia berharap semakin banyak sekolah yang asri, aman, dan nyaman sehingga murid merasa betah belajar dan dapat mengembangkan potensinya dengan maksimal di lingkungan sekolah. dilansir kemendikdasmen.go.id