Beranda Kolom Wawancara: Pakar Iran Sebut Selat Hormuz Tidak Akan Kembali ke Kondisi Semula

Wawancara: Pakar Iran Sebut Selat Hormuz Tidak Akan Kembali ke Kondisi Semula

Tentara Iran berpatroli di Selat Hormuz di Iran selatan pada 30 April 2019. (Carapandang/Xinhua/Ahmad Halabisaz)

0
Xinhua

Perang ini diyakini secara luas tidak hanya akan berdampak terhadap pasar energi global dan militer AS, tetapi juga merusak kredibilitas dan citra AS dalam jangka panjang, kata seorang pakar Iran.

CARAPANDANG.COM, TEHERAN -- Situasi di kawasan Asia Barat dan Selat Hormuz tidak akan kembali ke keadaan semula (status quo ante), yang dapat semakin memicu kemarahan Amerika Serikat (AS), kata seorang pakar Iran.

   Setelah konflik dan "agresi" AS-Israel terhadap Iran selama berpekan-pekan, negara tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda kelemahan atau menyerah, ujar Abas Aslani, seorang pakar kebijakan luar negeri Iran yang berbasis di Teheran, kepada Xinhua dalam wawancara baru-baru ini.

   Saat ini, tujuan mereka adalah membuka kembali Selat Hormuz, kata Aslani, seraya menegaskan bahwa serangan AS-Israel terhadap infrastruktur sipil Iran menunjukkan kegagalan mereka dalam mencapai tujuan militer dan strategis dalam perang ini.

   AS dan Israel menyasar infrastruktur energi, ilmiah, medis, dan industri Iran, yang mengindikasikan bahwa mereka belum mampu mencapai tujuan militer dan strategis mereka, ujarnya.

Foto yang diabadikan pada 14 April 2026 ini menunjukkan sebuah toko yang hancur akibat serangan Amerika Serikat dan Israel di Teheran, Iran. (Carapandang/Xinhua/Shadati)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait