“Kalau sekarang kayaknya sudah lewat masa itu. Walaupun masih dibutuhkan, tetapi sudah dikerjakan ataupun diadopsi oleh platform-platform lewat community guidelines dan lain-lain,” kata Nezar.
Perubahan arah program literasi digital dinilai sebagai langkah yang tepat dan sesuai dengan arahan dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Apalagi mengingat Kementerian Komdigi sudah menjalankan program-program literasi digital dengan pendekatan yang sama selama hampir satu dekade.
“Kita melakukan program-program literasi digital sudah cukup lama, hampir satu dekade dan evaluasi yang dilakukan oleh Bappenas terhadap program ini juga sudah final. Kita tidak melanjutkan lagi literasi digital seperti yang dulu,” ujar Wamenkomdigi.
Selain berfokus pada penguatan kapasitas masyarakat yang semakin mengikuti teknologi digital, Nezar mengatakan melalui literasi digital yang baru dan tengah dijalankan Kemkomdigi masyarakat dibekali kemampuan untuk menghadapi disinformasi, misinformasi, dan hoaks.