Beranda Internasional UEA Mulia Pertimbangkan Dukung AS Lawan Iran

UEA Mulia Pertimbangkan Dukung AS Lawan Iran

UEA dan Arab Saudi kini berada di ambang keputusan untuk bergabung dalam koalisi yang mendukung operasi militer AS dan Israel melawan Iran

0
Ilustrasi

Selain itu, UEA juga dikabarkan telah memperingatkan Teheran bahwa mereka dapat membekukan aset Iran senilai miliaran dolar yang ada di negaranya. Langkah ini dapat secara signifikan membatasi akses Iran terhadap mata uang asing dan jaringan perdagangan global, yang berpotensi memperparah kondisi ekonomi negara itu yang telah tertekan akibat inflasi dan sanksi.

Dalam komunikasi dengan pemerintah AS, UEA menyatakan kesiapan untuk menghadapi perang yang berkepanjangan.

Menteri Luar Negeri UEA Sheikh Abdullah bin Zayed dalam percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengungkapkan bahwa negaranya siap jika konflik berlangsung hingga sembilan bulan ke depan.

Sejak konflik antara AS-Israel melawan Iran meletus pada akhir Februari 2026, UEA disebut-sebut sebagai negara Teluk yang paling berat terkena imbas serangan balasan Iran.

Otoritas Dubai mencatat telah terjadi 338 serangan rudal balistik dan 1.740 serangan drone yang diluncurkan Iran ke arah UEA.

Menteri Luar Negeri Saudi Pangeran Faisal bin Farhan sebelumnya menyampaikan peringatan keras kepada Iran terkait serangan yang terus menerus terjadi.

"Kesabaran Arab Saudi terhadap serangan Iran tidak terbatas. Keyakinan bahwa negara-negara Teluk tidak mampu merespons adalah kesalahan perhitungan," tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait