Beranda Kolom Tinjauan Ekonomi: Lonjakan Harga Minyak Global dan Gejolak Pasar, Dampak Ekonomi Serangan AS-Israel ke Iran

Tinjauan Ekonomi: Lonjakan Harga Minyak Global dan Gejolak Pasar, Dampak Ekonomi Serangan AS-Israel ke Iran

Sejumlah pialang saham bekerja di lantai perdagangan Bursa Efek New York (New York Stock Exchange/NYSE) di New York City, Amerika Serikat, pada 2 Maret 2026. (Carapandang/Xinhua/Liu Yanan)

0
Xinhua

   Faktor-faktor utamanya meliputi blokade Selat Hormuz, yang merupakan jalur vital bagi perdagangan minyak global, serta pemangkasan produksi dari eksportir minyak besar seperti Irak, Qatar, Kuwait, dan Uni Emirat Arab, akibat kapasitas penyimpanan dan penyulingan yang terbatas. Perusahaan Minyak Nasional (National Petroleum Company) Kuwait telah mengumumkan pengurangan produksi akibat ancaman keamanan yang terus berlangsung dan gangguan pada jalur pelayaran.

Seorang pialang saham bekerja di lantai perdagangan Bursa Efek New York (New York Stock Exchange/NYSE) di New York, Amerika Serikat, pada 2 Maret 2026. (Carapandang/Xinhua/Liu Yanan)

   Meski adanya upaya dari negara-negara lain untuk meningkatkan pasokan, para analis memprediksi bahwa pasar minyak akan terus menghadapi kelangkaan yang signifikan, dengan premi risiko geopolitik yang diperkirakan tetap tinggi. Lonjakan harga minyak ini memberikan beban tambahan bagi ekonomi global yang sedang mengalami kesulitan.

   Lonjakan harga minyak telah memicu gejolak di seluruh pasar keuangan global, yang menyebabkan indeks saham utama mengalami penurunan tajam. Di Asia, Bursa Efek Tokyo (Tokyo Stock Exchange) mencatatkan kerugian besar pada Senin (9/3), dengan indeks Nikkei 225 merosot lebih dari 7 persen. Pasar saham Korea Selatan juga terdampak parah dengan indeks berjangka KOSPI 200 turun lebih dari 6 persen, yang memicu penghentian sementara penjualan otomatis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait