Beranda Daerah Tanggapi Banjir Karangligar, KDM: Relokasi Warga Dan Transformasi Kawasan

Tanggapi Banjir Karangligar, KDM: Relokasi Warga Dan Transformasi Kawasan

Dedi menilai upaya teknis konvensional tidak akan menyelesaikan masalah karena wilayah tersebut merupakan cekungan alamiah.

0
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi

CARAPANDANG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menawarkan solusi permanen untuk mengatasi banjir berkepanjangan di Desa Karangligar, Kabupaten Karawang, berupa relokasi warga dan transformasi kawasan terdampak menjadi danau penampungan air.

Dedi menilai upaya teknis konvensional tidak akan menyelesaikan masalah karena wilayah tersebut merupakan cekungan alamiah.

“Sampai kapan pun tidak akan pernah selesai karena itu cekungan. Tawaran terbaik adalah relokasi,” tegas Dedi mengutip Antaranews.

Solusi yang diusulkan terdiri dari dua langkah utama. Pertama, memindahkan permukiman dari daerah terdampak dan mengubah lokasi lama menjadi danau buatan untuk meningkatkan kapasitas tampung air.

Kedua, membangun rumah relokasi dengan konsep rumah panggung ekstrem yang memiliki ketinggian lantai dasar 4 meter dari permukaan tanah, lebih tinggi dari prototipe sebelumnya yang 2,5 meter.

Namun, implementasi rencana ini menghadapi kendala sikap masyarakat yang dinilai inkonsisten. Menurut Dedi, keinginan warga untuk direlokasi sangat tinggi saat banjir terjadi, tetapi menguar setelah air surut.

“Ini kan problem. Keengganan diduga karena kondisi rumah mereka yang sudah bagus dan permanen,” ujarnya.

Banjir di Karawang yang dipicu luapan Sungai Citarum dan Cibeet telah meluas sejak beberapa hari terakhir.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang mencatat 3.162 rumah terendam di 26 desa, dengan total warga terdampak mencapai 13.400 orang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait