CARAPANDANG – Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengingatkan agar konflik antara Israel dan Lebanon segera diakhiri. Sebab, jika konflik ini terus berlanjut berpotensi akan menghancur wilayah selatan negara itu.
Hal tersebut dia sampaikan saat konferensi pers di Beirut pada Sabtu waktu setempat, 14 Maret 2026, di tengah meningkatnya serangan Israel ke sejumlah wilayah Lebanon.
Guterres mengajak agar menempuh jalur diplomasi untuk mengakhiri perang. Langkah ini penting dilakukan agar Lebanon tidak menjadi negara hancur.
"Tidak ada solusi militer, hanya diplomasi. Lebanon Selatan berisiko menjadi tanah tandus. Beirut selatan, yang berada di bawah perintah evakuasi besar-besaran oleh Israel, berisiko dibom hingga hancur lebur," tegasnya, seperti dikutip dari Al Jazeera.