CARAPANDANG - Transformasi pendidikan di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjadi langkah strategis dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Didik Mukrianto lewat akun X, Minggu, 3 Mei 2026.
Didik menilai bahwa pendidikan Indonesia telah menunjukan kemajuan. Namun, berbagai tantangan masih membayangi.
Dia menjelaskan bahwa tantangan yang dimaksud adalah ketimpangan fasilitas di daerah terpencil, persoalan stunting, dan kesenjangan kualitas pendidikan antara wilayah kota dan desa.
“Pendidikan Indonesia telah mencatat kemajuan signifikan selama ini, namun tantangan masih besar,”katanya.
Selanjutnya, dia juga menyoroti tantangan baru di era digital, di mana anak-anak semakin rentan terhadap konten negatif, sementara kebutuhan kompetensi terus berubah mengikuti perkembangan zaman.
Dalam konteks itu, dia menegaskan pembangunan SDM harus menjadi prioritas utama. Ia mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur fisik tidak akan cukup tanpa diimbangi kualitas manusia yang sehat, terdidik, dan tangguh.
Untuk mengatasi hal ini maka pendekatan holistik menjadi kunci yakni dengan mengintegrasikan aspek gizi, kesehatan, akses pendidikan, kualitas pembelajaran, serta perlindungan anak.