POHUWATO, CARAPANDANG - Satuan Brimob Polda Gorontalo menunjukkan respon cepat dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir. Setelah menerima laporan terkait putusnya jembatan gantung yang mengisolir warga, Dansat Brimob Polda Gorontalo langsung memerintahkan Kabag Ops Sat Brimob Polda Gorontalo AKP Ruslan Djafar untuk turun ke lokasi bersama 10 personel Brimob guna melakukan perbaikan darurat jembatan, Rabu (16/01).
Jembatan yang putus akibat diterjang banjir tersebut merupakan akses utama warga Dusun Mohulo, Desa Molalahu, Kecamatan Pulubala, yang menghubungkan aktivitas pendidikan, ekonomi, dan sosial masyarakat setempat.
Menindaklanjuti arahan Dansat Brimob, AKP Ruslan Djafar bersama tim langsung menuju lokasi dan melakukan penanganan awal dengan memanfaatkan peralatan yang ada. Langkah ini dilakukan agar akses masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, dapat kembali digunakan meskipun bersifat sementara.
“Kami bergerak cepat sesuai perintah pimpinan untuk membantu masyarakat. Fokus utama kami adalah membuka kembali akses jembatan agar aktivitas warga dapat berjalan,” ujar AKP Ruslan Djafar di lokasi kegiatan.
Putusnya jembatan sebelumnya menyebabkan satu dusun dengan 63 Kepala Keluarga terisolir dan kesulitan beraktivitas. Dengan adanya perbaikan darurat tersebut, warga mulai dapat melintasi jembatan dengan lebih aman di bawah pengawasan personel Brimob.