Beranda Internasional Puluhan Negara Bersama NATO "Ngumpul" Bahas Pengamanan Selat Hormuz

Puluhan Negara Bersama NATO "Ngumpul" Bahas Pengamanan Selat Hormuz

Pertemuan yang dimulai sejak Kamis (19/3) ini merupakan respons atas tekanan dari Amerika Serikat yang meminta sekutunya membantu membuka jalur pelayaran minyak yang diblokade Iran.

0
Mark Rutte ( Reuters: Annegret Hilse)

Iran membalas dengan menyerang wilayah Israel dan pangkalan militer AS di Timur Tengah, serta menutup Selat Hormuz untuk sebagian besar kapal. Sebelum konflik, sekitar 20 juta barel minyak melintasi selat tersebut setiap harinya.

Penutupan jalur pelayaran vital ini telah menyebabkan lalu lintas kapal komersial terhenti total, yang berdampak pada kenaikan harga bahan bakar di berbagai negara. Harga minyak mentah Brent dilaporkan melonjak lebih dari 40 persen sejak perang dimulai.

Meski terdapat kesepakatan untuk berkoordinasi, beberapa negara Eropa seperti Jerman dan Italia masih menunjukkan kehati-hatian.

Kanselir Jerman Friedrich Merz menegaskan bahwa negaranya tidak akan terlibat secara militer karena NATO merupakan aliansi pertahanan, bukan aliansi intervensi.

Inggris menyatakan akan membantu dengan drone pemburu ranjau, namun tidak akan mengirim kapal perang.

Rutte belum merinci negara mana saja yang siap mengambil langkah konkret atau bentuk tindakan apa yang akan diambil. "Jelas, operasi militer terkait Iran masih berlangsung. Karena itu, kami bekerja bersama negara-negara ini untuk mengetahui apa, kapan, dan bagaimana kami akan melakukannya," ujar mantan Perdana Menteri Belanda itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait