Beranda Internasional Peringatan Mega Gempa di Jepang Berlaku Seminggu

Peringatan Mega Gempa di Jepang Berlaku Seminggu

Dalam pengumuman resmi yang disiarkan secara nasional, JMA menyatakan bahwa probabilitas terjadinya gempa berkekuatan magnitudo 8,0 atau lebih di wilayah Palung Jepang dan Palung Chishima meningkat menjadi sekitar 1 persen dalam sepekan ke depan.

0
Ilustrasi Gempa Jepang (Antaranews)

CARAPANDANG - Badan Meteorologi Jepang (JMA) secara resmi memperingatkan peningkatan signifikan risiko gempa susulan berkekuatan besar pasca gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Iwate pada Senin (20/4/2026). Peringatan langka ini akan berlaku selama satu minggu ke depan, hingga 27 April 2026.

Dalam pengumuman resmi yang disiarkan secara nasional, JMA menyatakan bahwa probabilitas terjadinya gempa berkekuatan magnitudo 8,0 atau lebih di wilayah Palung Jepang dan Palung Chishima meningkat menjadi sekitar 1 persen dalam sepekan ke depan.

Angka ini sepuluh kali lebih tinggi dibandingkan probabilitas normal yang hanya 0,1 persen pada periode yang sama.

"Ini bukan prediksi bahwa gempa besar pasti akan terjadi, namun risikonya meningkat secara statistik. Kami mengimbau warga di 182 munisipalitas di tujuh prefektur, dari Hokkaido hingga Chiba, untuk memperkuat kesiapsiagaan mereka sambil tetap menjalani aktivitas sehari-hari," demikian pernyataan resmi JMA.

Peringatan dengan status "Off the Coast of Hokkaido and Sanriku Subsequent Earthquake Advisory" ini baru kedua kalinya dikeluarkan sejak sistem tersebut dioperasikan pada Desember 2022.

Sebelumnya, peringatan serupa juga dikeluarkan menyusul gempa M7,5 pada Desember 2025, namun tidak diikuti oleh kejadian mega gempa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait