Beranda Internasional Perang Iran Uji Kohesi BRICS, Konsensus Blok Sulit Tercapai

Perang Iran Uji Kohesi BRICS, Konsensus Blok Sulit Tercapai

India, yang memegang keketuaan BRICS tahun 2026, mengakui adanya tantangan dalam merumuskan sikap bersama terkait perang yang telah berlangung sejak 28 Februari lalu tersebut.

0
Anggota BRICS (Istimewa)

CARAPANDANG - Eskalasi konflik di Timur Tengah pasca serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran mulai menguji kohesi internal aliansi BRICS. Perbedaan sikap di antara para anggota disebut menyebabkan blok ekonomi negara berkembang itu kesulitan untuk mengeluarkan pernyataan bersama, meskipun Iran adalah salah satu anggota penuhnya.

India, yang memegang keketuaan BRICS tahun 2026, mengakui adanya tantangan dalam merumuskan sikap bersama terkait perang yang telah berlangung sejak 28 Februari lalu tersebut.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri India, Randhir Jaiswal, menyatakan bahwa beberapa anggota BRICS terlibat langsung dalam situasi terkini di kawasan Asia Barat, sehingga menghambat terbentuknya konsensus.

"Beberapa anggota BRICS terlibat langsung dalam situasi terkini di kawasan Asia Barat, yang memengaruhi upaya mencapai konsensus mengenai posisi bersama BRICS dalam konflik yang sedang berlangsung," ujar Jaiswal dalam konferensi pers di New Delhi beberapa waktu lalu.

Sumber diplomatik menyebutkan bahwa dinamika internal BRICS memanas setelah Iran melancarkan serangan balasan ke sejumlah negara Teluk, termasuk Uni Emirat Arab (UAE), yang juga merupakan sesama anggota BRICS.

Serangan tersebut dilakukan Iran sebagai respons atas agresi militer AS-Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait