CARAPANDANG - Sebuah tim peneliti internasional menciptakan implan cetak tiga dimensi (3D) yang dapat membuka jalan baru untuk memperbaiki kerusakan jaringan parah, menurut pernyataan dari Institut Teknologi Israel, Minggu (15/3).
Pihak peneliti menyebut, implan yang dikenal sebagai cangkok jaringan (tissue flap) itu menggabungkan jaringan otot dan lemak dengan jaringan terpadu pembuluh darah dan limfatik, sehingga memungkinkan integrasi cepat ke area jaringan yang rusak.
Sistem vaskular bawaan itu segera menyalurkan oksigen dan nutrisi, sedangkan jaringan limfatik membantu mengeluarkan cairan, dua faktor penting bagi kelangsungan hidup dan fungsi jaringan.
Saat ini, pasien yang mengalami kerusakan jaringan parah memerlukan operasi cangkok jaringan autologus (autologous flap surgery), yakni pengambilan jaringan dari bagian lain tubuh mereka sendiri karena transplantasi dari orang lain sering kali ditolak oleh tubuh.
Kendala itu berpotensi diatasi oleh cangkok jaringan hasil rekayasa baru tersebut. Itu juga dapat mengarah pada pengembangan implan yang disesuaikan secara khusus dengan cedera masing-masing pasien.
Dalam percobaan pada tikus, cangkok jaringan tersebut cepat menyatu dengan jaringan inang, mendukung pertumbuhan otot yang normal, sel lemak yang stabil, serta aliran darah yang baik.
Para peneliti menggunakan bio-ink khusus dan sebuah bioreaktor untuk menumbuhkan pembuluh darah dalam kondisi yang meniru aliran darah alami.