- penyederhanaan proses koordinasi lintas sektor;
- percepatan verifikasi dan penetapan lokasi prioritas;
- optimalisasi penggunaan alat dan sumber daya di lapangan;
- serta penguatan pendampingan kepada kelompok tani dalam pelaksanaan kegiatan.
“Kami terus memperkuat koordinasi dan memastikan seluruh tahapan berjalan lebih cepat tanpa mengabaikan aspek teknis di lapangan. Targetnya, seluruh bantuan tersalurkan sesegera mungkin sehingga lahan yang terdampak bisa kembali produktif,” tegasnya.
Ia memastikan, Pemprov Sumbar memiliki komitmen besar untuk menuntaskan seluruh proses rehabilitasi dalam waktu dekat, sejalan dengan upaya menjaga ketahanan pangan daerah dan mendukung program nasional di sektor pertanian. (adpsb/busan)