Beranda Warta Kementerian Pembelajaran Tetap Tatap Muka di Sekolah Usai Lebaran, Wacana Hybrid Dibatalkan

Pembelajaran Tetap Tatap Muka di Sekolah Usai Lebaran, Wacana Hybrid Dibatalkan

Pertimbangan utama pembatalan sistem hybrid adalah untuk menjaga aspek akademik serta penguatan pendidikan karakter siswa.

0
Ilustrasi

Namun, mengingat pentingnya menjaga kualitas pendidikan, pembelajaran daring dinilai tidak menjadi urgensi saat ini.

Pengamat pendidikan dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Jejen Musfah, mengapresiasi keputusan ini. Ia menilai bahwa pandemi COVID-19 telah membuktikan pembelajaran jarak jauh (PJJ) sangat tidak efektif dan berdampak panjang pada learning loss. Menurutnya, pendidikan harus tetap menjadi prioritas utama negara.

Berdasarkan Surat Edaran Bersama Tiga Menteri, siswa dijadwalkan masuk sekolah setelah libur Lebaran pada Senin, 30 Maret 2026. Libur Lebaran sendiri berlangsung mulai 16 hingga 27 Maret 2026.

Pemerintah juga menekankan komitmennya untuk terus mempercepat peningkatan kualitas pendidikan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, termasuk melalui program revitalisasi sekolah, Sekolah Rakyat, dan Sekolah Unggul Garuda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait