Beranda Ekonomi Pekan Ini Emas Ditutup Melonjak 0,94% Posisi US$4.982,57 Per Troy Ons

Pekan Ini Emas Ditutup Melonjak 0,94% Posisi US$4.982,57 Per Troy Ons

Jumat (23/1/2026) ditutup di posisi US$4.982,57 per troy ons. Harganya melonjak 0,94%

0
Emas

CARAPANDANG - Harga emas global kembali mencetak rekor tertinggi barunya di perdagangan pekan ini, ditopang oleh ketegangan geopolitik yang masih berlangsung, dolar Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah, dan ekspektasi penurunan suku bunga bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed).

Merujuk Refinitiv, harga emas di perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (23/1/2026) ditutup di posisi US$4.982,57 per troy ons. Harganya melonjak 0,94%. Dalam sepekan terakhir, emas sudah terbang 8,84% secara point-to-point.

Harga penutupan kemarin adalah yang tertinggi sepanjang masa. Bahkan, kini emas sudah hampir menyentuh level psikologis US$5.000 per troy ons.

Harga emas yang kembali mencetak rekor tertinggi barunya terjadi karena didorong oleh ketegangan geopolitik yang masih berlangsung, dolar AS yang lebih lemah, dan ekspektasi penurunan suku bunga The Fed.

"Ketegangan geopolitik, dolar yang umumnya lemah, ekspektasi pelonggaran kebijakan The Fed tahun ini, semuanya merupakan faktor yang menjadi bagian tak terpisahkan dari tren de-dolarisasi makro dan masih memengaruhi permintaan (emas)," kata Peter Grant, wakil presiden dan ahli strategi logam senior di Zaner Metals, dikutip dari Reuters, Sabtu (24/1/2026).

Presiden AS Donald Trump mengatakan ia telah mengamankan akses total dan permanen AS ke Greenland dalam kesepakatan dengan NATO, di mana kepala NATO mengatakan sekutu harus meningkatkan komitmen mereka terhadap keamanan Arktik untuk menangkal ancaman dari Rusia dan China.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait