Beranda Sosok Paman Nabi Abu Lahab :Punya Segalanya Tapi Tak Bermanfaat Untuknya

Paman Nabi Abu Lahab :Punya Segalanya Tapi Tak Bermanfaat Untuknya

Abu Lahab memiliki nasab yang mulia. Seorang Quraisy. Paman dari manusia terbaik dan rasul yang paling utama, Muhammad ﷺ. Memiliki kedudukan di tengah kaumnya. Memiliki paras yang rupawan. Namun semuanya tidak ada artinya tanpa keimanan

0
Abu Lahab, Paman Nabi yang tidak beriman pd Allah, punya segalanya tapi percuma/tiada berarti

Ketika Utaibah hendak bersafar bersama ayahnya menuju Syam, ia berkata, “Akan aku temui Muhammad. Akan kusakiti dia dan kuganggu agamanya. Saat di hadapannya kukatakan padanya, ‘Wahai Muhammad, aku kufur dengan bintang apabila ia terbenam dan apabila ia dekat dan bertambah dekat lagi…’ Lalu Utaibah meludahi wajah nabi kemudian menceraikan anak beliau, Ummu Kultsum. Nabi ﷺ mendoakan keburukan untuknya, “Ya Allah, binasakan dia dengan anjing dari anjing-anjingmu.” (Dihasankan oleh al-Hafizh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari, 4/39). Utaibah pun tewas diterkam singa.

Sementara Abu Lahab mati 7 hari setelah Perang Badr. Ia menderita bisul-bisul di sekujur tubuh. 3 hari mayatnya terlantar. Tak seorang pun yang mau mendekati bangkai si kafir itu. Karena malu, keluarganya menggali lubang kemudian mendorong tubuh Abu Lahab dengan kayu panjang hingga masuk ke lubang itu. Kemudian mereka lempari makamnya dengan batu hingga jasadnya tertimbun. Tidak ada seorang pun yang mau membopong mayitnya, karena takut tertular penyakit. Ia mati dengan seburuk-buruk kematian.

Pasangan Dalam Keburukan

Istri Abu Lahab adalah Ummu Jamil Aura’. Nama yang tak seindah karakter aslinya. Ia diabadikan dalam surat al-masad sebagai wanita pembawa kayu bakar. Perlakuannya amat buruk terhadap Rasulullah ﷺ. Ia taruh kayu dan tumbuhan berduri di jalan yang biasa dilewati Rasulullah ﷺ di malam hari agar Nabi tersakiti. Ia tak kalah buruk dengan suaminya.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait