“Dari awal aktivitas ini saya sudah lapor ke polisi. Kami sudah melarang dan menghimbau. Tapi masyarakat juga bilang mereka bergantung hidup di situ. Ini memang dilema,” ujarnya.
Meski begitu, Fendi mengaku tetap mengingatkan para penambang agar menjaga dampak lingkungan dan tidak sampai merugikan warga sekitar.
Hingga kini, polemik antara warga dan pemerintah desa terkait dampak sedimentasi tambang tersebut masih belum menemukan titik temu. NA pun menegaskan akan terus memperjuangkan haknya melalui jalur hukum.