Beranda Kolom Negara-Negara Eropa akan Lepaskan Cadangan Minyak di Tengah Gejolak Pasar Energi akibat Konflik Timur Tengah

Negara-Negara Eropa akan Lepaskan Cadangan Minyak di Tengah Gejolak Pasar Energi akibat Konflik Timur Tengah

Foto yang dirilis pada 21 Juli 2019 ini menunjukkan kapal tanker minyak Inggris "Stena Impero" di dekat Selat Hormuz, Iran. (Carapandang/Xinhua/ISNA/Morteza Akhoundi)

0
Xinhua

CARAPANDANG.COM, BRUSSEL -- Sejumlah negara Eropa mengumumkan rencana melepaskan cadangan minyak darurat setelah Badan Energi Internasional (International Energy Agency/IEA) merekomendasikan pelepasan cadangan minyak dalam jumlah terbesar sepanjang sejarah guna membantu meredam lonjakan harga energi di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

   Direktur Eksekutif IEA, Fatih Birol, pada Rabu (11/3) mengatakan bahwa 32 negara anggota badan tersebut secara bulat sepakat melepaskan 400 juta barel minyak ke pasar dari cadangan darurat mereka. Langkah ini bertujuan untuk mengatasi gangguan di pasar minyak global yang disebabkan oleh konflik di Timur Tengah, terutama akibat penutupan efektif Selat Hormuz, jalur pelayaran global yang sangat penting bagi pasokan energi dan pangan.

   Pada 28 Februari, Israel dan Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan gabungan ke Teheran dan beberapa kota lainnya di Iran. Iran merespons dengan gelombang serangan misil dan drone yang menargetkan aset-aset Israel dan AS di Timur Tengah.

   Menurut IEA, konflik tersebut sangat mengganggu aliran minyak melalui Selat Hormuz, dengan ekspor minyak mentah dan berbagai produk olahan saat ini kurang dari 10 persen dari level sebelum konflik.

   Minyak mentah Brent, yang merupakan patokan harga minyak internasional, sempat naik ke sekitar 119 dolar AS (1 dolar AS = Rp16.867) per barel pada Senin (9/3), level tertinggi sejak pertengahan 2022, sebelum turun menjadi 87,57 dolar AS pada Rabu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait