Beranda Sains & Teknologi Mesin Cetak 3D Ekonomis Buatan China Picu Ledakan Manufaktur Berbasis Desktop

Mesin Cetak 3D Ekonomis Buatan China Picu Ledakan Manufaktur Berbasis Desktop

Seorang pelanggan menyaksikan sebuah mesin cetak 3D yang sedang beroperasi di tempat kustomisasi di gerai utama inno100 di Distrik Nanshan, Shenzhen, Provinsi Guangdong, China selatan, pada 18 Januari 2026. (Carapandang/Xinhua/Mao Siqian)

0
Xinhua

   Pada kuartal pertama (Q1), ekspor mesin cetak 3D China melonjak 119 persen secara tahunan (year on year/yoy). Di Provinsi Guangdong, China selatan, tempat Shenzhen berada, kenaikannya bahkan lebih tajam hingga mencapai hampir 137 persen, dengan Guangdong menyumbang 88,2 persen dari total ekspor nasional China.

   Penyebaran mesin cetak 3D juga memperluas jangkauan industri kreatif. Chen Guo, seorang penjual produk kreatif di Yiwu, yang dikenal sebagai "pusat pernak-pernik" China, menyadari populernya topi pelindung surya berbentuk tangan yang viral. Dia pun langsung menugaskan para desainernya untuk memproduksi versi-versi baru dalam waktu beberapa jam.

   Model-model tersebut langsung dikirim ke mesin cetak 3D. Keesokan harinya, Chen sudah merekam sampel hasil cetakan mesin tersebut untuk para klien, lalu menyalurkan pesanan ke kawasan pencetakan 3D (3D printing farm) berdasarkan masukan dan permintaan klien.

   Bambu Lab mendirikan sebuah komunitas global bagi para kreator, di mana para penggemar dan profesional dapat mengunggah desain 3D mereka. Komunitas tersebut kini memiliki lebih dari 300.000 kreator aktif dan hampir 2 juta model berkualitas, di mana angka-angka tersebut meningkat sekitar 100.000 setiap bulannya, ungkap Bai Xi, konsultan produk di Bambu Lab.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait