CARAPANDANG - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan program revitalisasi sekolah tidak hanya bertujuan memperbaiki sarana pendidikan, tetapi juga berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan penyerapan tenaga kerja masyarakat.
Abdul Mu’ti mengatakan pemerintah menargetkan revitalisasi sebanyak 71.744 satuan pendidikan pada 2026 melalui sistem swakelola yang melibatkan sekolah dan masyarakat setempat.
“Dengan sistem swakelola, program ini berjalan lebih efektif, lebih cepat, lebih hemat, dan kualitas bangunannya juga bagus,” kata Abdul Mu’ti saat kunjungan kerja di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Selasa.
Ia menjelaskan, pola swakelola dalam revitalisasi sekolah mampu menyerap banyak tenaga kerja karena setiap sekolah rata-rata melibatkan sekitar 10 pekerja dalam proses pembangunan.