Beranda Kolom Mendekatkan Layanan Kesehatan Mental untuk Masa Depan Indonesia Sehat

Mendekatkan Layanan Kesehatan Mental untuk Masa Depan Indonesia Sehat

Konsep klinik kesehatan mental berbasis komunitas bukan sekadar membangun gedung baru. Yang lebih penting adalah mengubah filosofi pelayanan.

0
Istimewa

Dalam budaya kita kesehatan mental dianggap bukan persoalan kesehatan, melainkan masih dianggap persoalan karakter semata. Orang yang depresi dianggap kurang bersyukur. Mereka yang mengalami gangguan kecemasan disebut terlalu banyak memikirkan dunia. Burnout dipandang sebagai kemalasan yang dibungkus istilah ilmiah. Ini jelas kesalahpahaman besar soal penyakit jiwa. Juga melupakan otak sebagai pusat kesehatan mental, yang sesungguhnya sebuah organ yang sama biologisnya dengan jantung, hati dan ginjal.

Organisasi kesehatan dunia telah lama mengingatkan bahwa gangguan mental merupakan salah satu penyebab utama disabilitas global di era millenium baru ini. Di Indonesia sendiri, survei kesehatan nasional menunjukkan semakin banyak masyarakat mengalami gejala depresi, kecemasan, hingga tekanan psikologis, yang berkaitan dengan persoalan ekonomi, pekerjaan, pendidikan, maupun relasi keluarga. Sayangnya, jumlah layanan kesehatan mental belum bertumbuh secepat terbentuknya epidemi tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait