Kebijakan tarif khusus tersebut diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat menggunakan LRT Jabodebek sebagai pilihan mobilitas kawasan perkotaan selama libur Lebaran. Periode Lebaran selama ini dikenal memiliki tingkat aktivitas perjalanan tinggi sehingga membutuhkan dukungan transportasi publik yang memadai.
PT KAI melalui LRT Jabodebek telah menyiapkan langkah antisipatif guna memastikan kelancaran pelaksanaan program tarif khusus tersebut. Persiapan meliputi optimalisasi petugas pengamanan, kesehatan, serta layanan di stasiun dan kereta untuk menjaga kenyamanan pelanggan.
Pengaturan kepadatan penumpang dilakukan pada area peron, gate, serta titik berpotensi padat selama masa operasional Lebaran 2026 berlangsung. Perusahaan juga memberikan perhatian khusus bagi pelanggan prioritas agar tetap memperoleh pelayanan yang aman dan nyaman.
Selain itu, penyesuaian sistem ticketing telah disiapkan secara menyeluruh mencakup pengaturan tarif, kesiapan gate, serta berbagai saluran penjualan tiket tersedia. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan volume pengguna selama kebijakan tarif khusus diberlakukan pada masa Lebaran.
KAI juga menyiapkan langkah operasional tambahan termasuk pelaksanaan posko masa Lebaran serta penerapan pola operasi akhir pekan selama periode tersebut. Upaya ini dilakukan agar layanan tetap berjalan optimal sehingga pelanggan dapat bepergian dengan aman dan nyaman sepanjang liburan.