Beranda Ekonomi Januari 2026 Utang LN Indonesia Capai Rp. 434,7 Miliar Dollar AS, BI: Masih Terkendali

Januari 2026 Utang LN Indonesia Capai Rp. 434,7 Miliar Dollar AS, BI: Masih Terkendali

Meskipun secara nominal utang tercatat meningkat, BI menegaskan bahwa struktur ULN Indonesia tetap dalam kondisi sehat dan terkendali.

0
Ilustrasi

Berdasarkan sektor penggunaannya, utang pemerintah banyak dialokasikan untuk sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 22,0 persen, diikuti administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib sebesar 20,3 persen, serta jasa pendidikan sebesar 16,2 persen.

Di sisi lain, ULN sektor swasta menunjukkan tren penurunan. Posisi utang swasta tercatat sebesar 193,0 miliar dolar AS pada Januari 2026, menurun dibandingkan posisi Desember 2025 sebesar 194,0 miliar dolar AS.

Secara tahunan, ULN swasta mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 0,7 persen, lebih dalam dibandingkan penurunan 0,2 persen pada bulan sebelumnya.

Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh berkurangnya utang luar negeri perusahaan bukan lembaga keuangan.

Bank Indonesia menilai struktur utang Indonesia tetap kokoh. Hal ini tercermin dari rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang justru menurun menjadi 29,6 persen pada Januari 2026, dibandingkan 29,9 persen pada Desember 2025.

Selain itu, komposisi ULN Indonesia masih didominasi oleh utang berjangka panjang dengan pangsa mencapai 85,6 persen dari total ULN. ULN pemerintah hampir seluruhnya merupakan utang jangka panjang dengan pangsa mencapai 99,98 persen, sementara ULN swasta jangka panjang mencapai 76,2 persen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait