Beranda Umum Jamaah Haji Meningkat, Tarif Kursi Roda di Masjidil Haram Naik Dua Kali Lipat

Jamaah Haji Meningkat, Tarif Kursi Roda di Masjidil Haram Naik Dua Kali Lipat

Kenaikan harga terjadi karena jumlah pendorong kursi roda berkurang saat jemaah terus bertambah

0
Kursi Roda

CARAPANDANG - Semakin membludaknya jemaah haji di Masjidil Haram memicu kenaikan tarif jasa kursi roda hingga dua kali lipat. Padahal, tarif resmi jasa pendorong untuk melakuan tawaf dan sa’i tercatat sekitar SAR250 hingga SAR300.

Kenaikan harga terjadi karena jumlah pendorong kursi roda berkurang saat jemaah terus bertambah. Kondisi tersebut dimanfaatkan sebagian pihak untuk mendongkrak tarif.

Demikian disampaikan Kepala Tim Pelayanan Krisis PPIH Arab Saudi, Ridwan Siswanto, Minggu 3 Mei 2026. “Biasanya sekitar SAR200, tetapi saat jemaah ramai harga terus naik,” ujarnya.

Menurut Ridwan, jemaah sulit menolak harga tinggi karena posisinya yang lemah. Apalagi jika terjadi situasi kritis saat jemaah kelelahan terutama di lintasan sa’i.

Karena itu, PPIH Arab Saudi menyarankan penggunaan Kartu Kendali di terminal bus shalawat. Sehingga, petugas dapat membantu mengunci harga maksimal agar tidak melebihi SAR350.

Perbedaan harga antarterminal juga perlu diperhatikan sebelum menyewa jasa dorongan. Tarif dari Terminal Ajyad akan lebih murah karena jalannya datar dibandingkan dari Jabal Ka'bah.

"Itu bisa dinegosiasi, petugas akan membantu agar sesuai harga wajar," ujar Ridwan. Karena itu jemaah diminta menyiapkan pecahan uang dengan nominal pas sebelum ibadah.

Ini karena transaksi tanpa kembalian akan memicu perdebatan dengan pendorong. ”Pendampingan petugas diharapkan menekan komersialisasi layanan ibadah,” ucapnya. dilansir rri.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait