“Cahaya terang memberi tahu otak Anda bahwa ini adalah siang hari, sementara meredupkan lampu memberi sinyal pada tubuh bahwa sudah waktunya untuk istirahat,” kata dia.
Menariknya, penggunaan kacamata blue light mungkin bukan solusi ajaib. Studi yang dilakukan pada 2021 menunjukkan kacamata tersebut tidak secara objektif meningkatkan kualitas tidur jika kita tetap aktif di depan layar.
2. Mengonsumsi konten yang terlalu menstimulasi pikiran
Banyak orang merasa menonton TV atau mengecek email sebelum tidur adalah cara untuk bersantai. Namun, dr Pakkay Ngai dari Palisades Medical Center memperingatkan bahwa konten, baik yang lucu maupun berita yang menyedihkan, tetap akan memicu emosi dan membangkitkan kewaspadaan pikiran.
Gairah emosional dinilai dapat meningkatkan detak jantung dan menjaga jaringan salience otak tetap aktif, sehingga menunda permulaan tidur. Jika terpaksa harus melihat layar, pilihlah konten yang sangat tenang dan tidak memicu reaksi emosional yang kuat.
3. Olahraga berat pada malam hari