CARAPANDANG - Dalam beberapa dekade terakhir, mikroplastik (partikel plastik berukuran kurang dari 5 milimeter) telah berubah dari fenomena lingkungan menjadi masalah kesehatan yang makin dipelajari secara global.
Penelitian menunjukkan bahwa mikroplastik tidak hanya berada di laut, tanah, atau udara, tetapi juga telah menyusup ke dalam makanan yang kamu konsumsi setiap hari melalui berbagai jalur, dari kontaminasi air dan tanah hingga kemasan dan proses produksi makanan itu sendiri.
Saat partikel-partikel kecil itu masuk ke rantai makanan, hewan dan tumbuhan tidak bisa memilih apa yang mereka telan atau serap, sehingga mikroplastik pun dapat terakumulasi di dalam tubuh organisme tersebut, dan akhirnya berpotensi masuk ke tubuh kamu saat kamu makan. Faktor ini membuka perdebatan ilmiah tentang bagaimana paparan mikroplastik memengaruhi kesehatan manusia dalam jangka panjang, serta apa saja makanan yang paling berisiko terkontaminasi.
Meski masih banyak hal yang belum dipahami sepenuhnya, tetapi bukti yang ada sudah cukup kuat untuk menunjukkan bahwa konsumsi makanan tertentu lebih mungkin menyumbang paparan mikroplastik yang signifikan dibanding yang lain.
Berikut ini makanan dengan risiko mikroplastik tertinggi, mungkin beberapa di antaranya termasuk makanan favoritmu.
cara meminimalkan paparan mikroplastik lewat makanan dan kehidupan sehari hari dengan mengurangi :