Ia menilai daerah yang tertata dapat meningkatkan pendapatan asli daerah karena mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, perhotelan, dan restoran.
Pengembangan sektor tersebut harus didukung ruang publik yang nyaman dan menarik agar memberikan pengalaman positif bagi masyarakat maupun wisatawan.
"Daerah yang menjadi tujuan wisata harus tertata, tertib, dan indah," katanya.
Dedi mencontohkan kawasan Alun-alun Garut yang memiliki potensi keindahan melalui penataan kota, termasuk keberadaan bangunan peninggalan kolonial di sekitarnya.
"Saya berdiri di tempat yang sangat estetik apabila seluruh ruang dan wilayahnya ditata serta dirapikan," katanya.