Beranda Internasional RD Kongo Laporkan 1.118 Kasus Ebola, 291 Kematian

RD Kongo Laporkan 1.118 Kasus Ebola, 291 Kematian

Republik Demokratik (RD) Kongo hingga Selasa (23/6) melaporkan 1.118 kasus terkonfirmasi Ebola, termasuk 291 kematian, ungkap Pemerintah RD Kongo pada Rabu (24/6) dalam pembaruan situasi terkini wabah tersebut.

0
Republik Demokratik (RD) Kongo hingga Selasa (23/6) melaporkan 1.118 kasus terkonfirmasi Ebola, termasuk 291 kematian, ungkap Pemerintah RD Kongo pada Rabu (24/6) dalam pembaruan situasi terkini wabah tersebut.

CARAPANDANG - Republik Demokratik (RD) Kongo hingga Selasa (23/6) melaporkan 1.118 kasus terkonfirmasi Ebola, termasuk 291 kematian, ungkap Pemerintah RD Kongo pada Rabu (24/6) dalam pembaruan situasi terkini wabah tersebut.

Pembaruan yang diunggah oleh Kementerian Komunikasi dan Media RD Kongo di platform media sosial X tersebut menunjukkan sebanyak 122 orang dinyatakan sembuh. Sementara 408 pasien masih menjalani perawatan. Tingkat kematian kasus tercatat sebesar 26 persen.

Pemantauan epidemiologi tetap aktif, dengan 138 kasus suspek teridentifikasi. Sementara tingkat pelacakan kontak mencapai 77,1 persen.

Sementara Provinsi Ituri di RD Kongo timur masih menjadi pusat penyebaran wabah, Provinsi Kivu Selatan melaporkan tidak ada penularan baru sejak 26 Mei.

Di sisi lain, pemantauan, perawatan pasien, dan upaya pelacakan kontak terus dilakukan di area-area terdampak.

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Rabu (24/6) mengatakan risiko global yang ditimbulkan oleh wabah Ebola yang sedang berlangsung di Afrika tetap rendah meskipun jumlah kasus di wilayah terdampak meningkat.

"Kendati berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan langkah penanganan serta memperkuat kapasitas pemantauan dan deteksi penyakit, sejumlah tantangan signifikan tetap ada," tutur Tedros dalam konferensi pers di Jenewa.

Dia juga memperingatkan bahwa wabah tersebut terus melampaui laju penanganan.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait