Beranda Internasional Gelombang Panas Ekstrem Landa Eropa, Lampu Lalu Lintas Meleleh dan Infrastruktur Jalan Rusak

Gelombang Panas Ekstrem Landa Eropa, Lampu Lalu Lintas Meleleh dan Infrastruktur Jalan Rusak

Jalan raya beraspal dilaporkan melunak dan rusak.

0
Lampu lalu lintas meleleh karena gelombang panas di Eropa (Parapolitika)

CARAPANDANG - Sebuah gelombang panas ekstrem tengah melanda benua Eropa, memicu kekacauan dan kerusakan infrastruktur yang belum pernah terjadi sebelumnya. Suhu yang mencapai lebih dari 40 derajat Celcius dilaporkan menyebabkan lampu lalu lintas meleleh di sejumlah kota, termasuk Berlin, Jerman, dan Verona, Italia.

Fenomena ini terjadi ketika gelombang panas memecahkan rekor suhu tertinggi di beberapa negara Eropa. Jerman mencatat suhu mencapai 41.5 derajat Celcius di Drewitz, sementara di Perancis, suhu di kota Biscarrosse melonjak hingga 44.3 derajat Celcius.

Dampak panas ekstrem tidak hanya dirasakan pada lampu lalu lintas. Jalan raya beraspal dilaporkan melunak dan rusak.

Di Jerman, beton di jalan tol Berlin-Hanover (A2) dilaporkan retak dan mengembang karena suhu panas, sehingga mengganggu kelancaran lalu lintas.

Pemerintah setempat bahkan menyemprotkan air ke jembatan besi untuk mencegah perubahan struktur akibat panas.

Selain kerusakan fisik, gelombang panas ini juga menimbulkan korban jiwa. Di Perancis, sedikitnya 109 orang dilaporkan meninggal dunia akibat kondisi cuaca ekstrem ini.

Rumah sakit dan kamar mayat di Paris dilaporkan kewalahan menangani lonjakan pasien dan jenazah yang berujung pada peningkatan angka kematian akibat serangan jantung hingga 2,5 kali lipat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait