"Saya berharap mendengar dialek yang familier dalam film ini dapat membawa kebahagiaan bagi mereka," kata Zheng.
Liu Shiyi, seorang pengusaha yang berbasis di London dan dibesarkan di Chaozhou, Provinsi Guangdong, China selatan, mengungkapkan kepada Xinhua bahwa orang tuanya berhasil menemukan qiaopi lama yang disimpan oleh keluarga mereka setelah menyaksikan film tersebut di China.
Surat-surat itu merupakan kiriman dari kakak dan adik laki-laki kakek buyutnya.
Arsip keluarga seperti qiaopi memberikan petunjuk personal mengenai apa yang dialami oleh generasi-generasi terdahulu, sebut Liu, seraya menambahkan bahwa berbeda dengan film dokumenter atau catatan publik lainnya, surat-surat pribadi ini membuat sejarah keluarga terasa begitu dekat dan nyata.
Film yang menjadi sensasi tersebut sukses meraup lebih dari 1,8 miliar yuan (1 yuan = Rp2.636) atau setara 270 juta dolar AS (1 dolar AS = Rp17.826) di box office domestik China per Jumat (19/6), menurut platform penjualan tiket Maoyan.