Beranda Umum Pemerintah Rombak Total Buku Pelajaran SD-SMA, Ukuran Font & Bahan Jadi Sorotan

Pemerintah Rombak Total Buku Pelajaran SD-SMA, Ukuran Font & Bahan Jadi Sorotan

Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut langsung dari temuan Presiden Prabowo Subianto yang menilai kualitas buku ajar di Indonesia masih jauh dari layak, baik dari segi materi, kenyamanan baca, hingga ketahanan fisiknya.

0
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya

CARAPANDANG - Pemerintah resmi mengumumkan rencana perombakan total buku pelajaran untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut langsung dari temuan Presiden Prabowo Subianto yang menilai kualitas buku ajar di Indonesia masih jauh dari layak, baik dari segi materi, kenyamanan baca, hingga ketahanan fisiknya.

Keputusan untuk melakukan evaluasi besar-besaran ini berawal dari kunjungan Presiden Prabowo ke sejumlah sekolah.

Dalam kunjungan tersebut, ia secara langsung memeriksa buku-buku pelajaran yang digunakan siswa dan menemukan dua masalah utama: kualitas kertas yang mudah rusak dan ukuran huruf cetak yang terlalu kecil.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan, kondisi tersebut dinilai menyulitkan siswa, terutama anak-anak SD, saat membaca.

Merespons temuan itu, Presiden menginstruksikan pemerintah untuk tidak hanya mengecek seluruh buku pelajaran dari SD hingga SMA, tetapi juga membandingkannya dengan standar buku ajar dari negara-negara tetangga seperti Thailand, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, hingga Vietnam.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan bahwa pemerintah ingin menghadirkan buku dengan tampilan lebih besar, lebih menarik, tulisan tidak kecil-kecil, serta menggunakan bahan yang lebih bagus agar tahan lama dan bisa digunakan dalam jangka waktu panjang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait