Beranda Sains & Teknologi Fenomena Astronomi Sepanjang Tahun 2026

Fenomena Astronomi Sepanjang Tahun 2026

0
Fenomena Astronomi Sepanjang Tahun 2026

Selama gerhana yang berlangsung sekitar lima jam, Bulan akan tampak memerah hingga oranye. Fenomena ini bisa disaksikan di Amerika Utara, Asia hingga Australia.

Hujan Meteor Lyrid

Hujan meteor Lyrid akan menghiasi langit pada Selasa, 21 April hingga Rabu 22 April 2026 dini hari. Fenomena ini terjadi saat Bumi melintasi sisa debu dari Komet Thatcher, yang mengorbit Matahari setiap 415 tahun. 

Bulan Purnama Mikro Biru

Bulan Purnama Mikro Biru atau 'Blue Micromoon' akan terlihat pada Minggu, 31 Mei 2026. Fenomena ini terjadi karena munculnya dua bulan purnama dalam satu bulan. 

Sehingga bulan purnama kedua disebut 'Blue Moon' Selain itu, Bulan berada di titik terjauh (apogee) dari Bumi. Sehingga tampak sedikit lebih kecil dan redup dibanding purnama biasa. 

Gerhana Matahari Total

Gerhana Matahari total akan melintasi Rusia, Greenland bagian timur, Islandia, Portugal, dan Spanyol pada Rabu 12 Agustus 2026. Beberapa wilayah Eropa akan menyaksikan gerhana total, sementara Afrika, Asia, dan Amerika Utara. 

Hujan Meteor Perseid

Hujan Meteor Perseid akan menghiasi langit malam di seluruh dunia pada Rabu 12 Agustus hingga Kamis 13 Agustus 2026 dini hari. Fenomena ini terjadi saat Bumi melintasi puing-puing yang ditinggalkan oleh komet 109P/Swift-Tuttle. 

Planet Venus Bersinar Paling Terang

Planet Venus akan tampak sangat terang di langit malam pada Jumat 18 September 2026. Fenomena ini terjadi saat langit gelap setelah Matahari terbenam.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait