Investor mengamati dengan saksama rilis data nonfarm payrolls AS, harga konsumen, dan klaim pengangguran awal minggu ini untuk mendapatkan sinyal baru tentang kebijakan moneter, dengan pasar sudah memperkirakan setidaknya dua kali penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada tahun 2026.
Data nonfarm payrolls AS diperkirakan meningkat sebesar 70.000 pada bulan Januari, menurut jajak pendapat Reuters.
Suku bunga yang lebih rendah cenderung mendukung emas dengan mengurangi biaya peluang untuk memegang aset yang tidak menghasilkan imbal hasil.
Bank sentral China memperpanjang pembelian emasnya untuk bulan ke-15 pada bulan Januari, data dari Bank Rakyat China menunjukkan pada hari Sabtu.
"Permintaan bank sentral yang konsisten, dengan China sebagai pusatnya, telah menjadi kekuatan penstabil yang penting dan juga indikator pasar," ujar Eugenia Mykuliak, Pendiri dan Direktur Eksekutif B2PRIME Group, menambahkan bahwa pembelian resmi yang stabil semakin memberikan landasan struktural bagi pasar. dilansir cnbcindonesia.com