POHUWATO, CARAPANDANG - Ketua Dewan Pimpinan Cabang Pro Jurnalismedia Siber Kabupaten Pohuwato (DPC PJS Pohuwato), melalui sekretaris Dandi Lasalutu, angkat bicara menanggapi pernyataan Ketua Fraksi Partai NasDem di DPRD Provinsi Gorontalo, Indriani Dunda, yang dinilai bernuansa ancaman terhadap kerja-kerja jurnalistik.
Dandi menilai, peringatan penggunaan hak imunitas yang disampaikan Indriani kepada media berpotensi melemahkan kebebasan pers dan menciptakan iklim ketakutan di kalangan jurnalis.
“Pernyataan semacam itu tidak seharusnya keluar dari seorang pejabat publik. Media bekerja berdasarkan fakta dan kepentingan publik, bukan praduga. Jika ada keberatan, seharusnya diselesaikan melalui mekanisme klarifikasi, bukan dengan intimidasi,” tegas Dandi Minggu (1/3/2026).
Menurutnya, polemik perjalanan dinas yang melibatkan Ketua Fraksi Partai NasDem tersebut merupakan isu publik yang sah untuk dikritisi, terlebih menyangkut penggunaan anggaran negara.
“Perjalanan dinas itu dibiayai uang rakyat. Maka wajar jika publik bertanya: apa hasilnya, apa manfaatnya, dan seberapa urgensinya,” ujarnya.
Dandi, yang juga Sekretaris HMI cabang Pohuwato ini menegaskan, pejabat publik harus membuka ruang transparansi, bukan justru membangun narasi defensif.
Dandi menyebut, bahwa klarifikasi yang disampaikan Indriani seharusnya disertai data terbuka agar masyarakat bisa menilai secara objektif.