POHUWATO, CARAPANDANG - Dugaan penghinaan terhadap seorang wartawan kembali menjadi sorotan setelah beredar sebuah video percakapan di grup WhatsApp "Bicara Pohuwato", Senin (13/7). Dalam video tersebut, seorang oknum wartawati diduga mengucapkan kalimat yang secara langsung menyebut nama Arlan, yakni, "Ngana mo bikin apa ini Arlan, kuda cuki le ngana."
Ucapan tersebut dinilai menyerang kehormatan dan martabat pribadi Arlan karena disampaikan di dalam grup WhatsApp yang beranggotakan banyak orang.
Merasa dirugikan, Arlan menegaskan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penghinaan tersebut.
"Saya merasa dilecehkan atas ucapan itu. Karena itu saya akan menempuh jalur hukum dan melaporkan persoalan ini kepada pihak berwajib agar diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujar Arlan.
Berdasarkan hasil konfirmasi, Vanda yang diduga mengirimkan video tersebut menjelaskan bahwa ucapan bernada makian itu dipicu oleh rasa emosi setelah dirinya dikeluarkan dari grup WhatsApp Aliansi Wartawan Pohuwato oleh koordinator lapangan yang juga bertindak sebagai administrator grup.
Menanggapi penjelasan tersebut, Arlan mengatakan bahwa pengeluaran sejumlah anggota dari grup WhatsApp merupakan bagian dari proses sterilisasi keanggotaan menjelang pelaksanaan Aksi Aliansi Wartawan Pohuwato Jilid II. Langkah itu, menurutnya, dilakukan setelah beredar informasi mengenai adanya dugaan komunikasi antara oknum wartawan dengan seorang dokter berinisial A terkait rencana aksi.