Beranda Politik Dasco Bela Prabowo: Kritik Dino Soal Jumlah Kunjungan Luar Negeri Tak Substantif

Dasco Bela Prabowo: Kritik Dino Soal Jumlah Kunjungan Luar Negeri Tak Substantif

Menurut Dasco, intensitas tinggi kunjungan Presiden ke luar negeri merupakan keniscayaan di tengah dinamika geopolitik global yang terus berubah.

0
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad

Meski membela kebijakan Presiden, Dasco tetap membuka ruang untuk kritik yang membangun. Ia mengajak publik, termasuk Dino Patti Djalal, untuk memberikan masukan yang substansial terkait isu geopolitik, bukan sekadar mempersoalkan frekuensi atau jumlah kunjungan.

"Menurut saya kalau masukan soal substansi geopolitik, saya pikir saya setuju kalau itu kemudian dijadikan salah satu pertimbangan. Karena masukan-masukan yang bagus tentunya mengapa tidak?" pungkas Dasco.

Sebelumnya, Dino Patti Djalal menyoroti bahwa selama 1,5 tahun menjabat, Prabowo telah melakukan 49 kali kunjungan ke luar negeri ke 28 negara, dengan total durasi sekitar 95 hari. Artinya, satu dari setiap enam hari masa kepresidenan Prabowo dihabiskan di luar negeri.

Selain masalah frekuensi, Dino juga mengkritik keberadaan 17 calon duta besar asing yang disebut sudah berbulan-bulan berada di Jakarta namun belum mendapat jadwal menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Prabowo.

Menanggapi kritik Dino sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya telah menyatakan bahwa pemerintah terbuka terhadap kritik, namun meminta agar kritik tidak mengaburkan fakta capaian hasil lawatan luar negeri, seperti investasi Rp2.430 triliun dan paket kerja sama pertahanan dengan sejumlah negara.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman justru menilai kritik yang disampaikan Dino tidak etis bagi seorang mantan pejabat dan cenderung bernuansa serangan politik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait