Pelatih Burnley, Scott Parker, menyatakan timnya sudah memberikan segalanya meskipun pada akhirnya gagal bertahan di kasta tertinggi.
"Tirai itu sudah tertutup. Kami gagal dan telah mendatangkan kekecewaan. Kami menghadapi banyak kesulitan dan tidak bisa bertahan," ujar Parker dikutip dari laman klub.
Sebelumnya, Wolves menjadi tim pertama yang dipastikan terdegradasi setelah pesaing mereka West Ham United meraih hasil imbang 0-0 melawan Crystal Palace pada pekan ke-33, Selasa (21/4) dini hari WIB.
Wolverhampton Wanderers saat ini berada di dasar klasemen dengan 17 poin dari 34 pertandingan.
Degradasi ini mengakhiri perjalanan delapan musim Wolves di Premier League sejak promosi pada 2018. Interim Executive Chairman Wolves, Nathan Shi, menyampaikan permintaan maaf kepada para suporter.
"Anda pantas mendapatkan yang lebih baik. Kami sama sekali tidak pernah memandang sebelah mata dukungan, loyalitas, dan kesabaran Anda," tuturnya.
Dengan dipastikannya Burnley dan Wolves terdegradasi, posisi mereka di Premier League musim depan akan digantikan oleh Coventry City yang sudah memastikan promosi, serta satu tim lagi yang akan ditentukan melalui babak playoff Championship.