Terkait pembangunan Masjid Raya, Gubernur menjelaskan bahwa proses pembangunan sementara berlangsung dan belum lama ini telah dilakukan peletakan batu pertama.
“Masjid Raya ini digagas oleh pendahulu kami, dan saat ini kami telah melakukan peletakan batu pertama, karena di provinsi belum ada masjid raya, dan tugas saya merealisasikan ini insyaallah terwujud,” katanya.
Ia menegaskan bahwa pembangunan Masjid Raya tidak menggunakan anggaran APBD, melainkan murni dari dana masyarakat melalui infak.
“Ini juga kami lakukan agar semua bisa terlibat dan semua mendapatkan pahala. Terserah berapa infak kita, tidak terbatas berapa nilainya. Bisa melalui aplikasi berupa QRIS,”pungkasnya.