“Olehnya diharapkan warga Pohuwato untuk bisa berinfak membantu pembangunan masjid raya tersebut. Insyaallah masjid ini bisa selesai dan kita bisa berkesempatan untuk datang dan beribadah di sana,”ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Gusnar Ismail menyampaikan terima kasih atas kesempatan untuk bisa bersama masyarakat di Marisa, ibu kota Kabupaten Pohuwato.
“Kehadiran kami di Marisa dalam rangka HUT Kabupaten Pohuwato. Semoga di usia 23 tahun ini Pohuwato akan lebih maju dan berkembang, masyarakatnya lebih sejahtera. Demikian juga kepada Bupati dan Wakil Bupati yang pada bulan ini memperingati satu tahun pemerintahan sejak dilantik Februari tahun lalu,”terangnya.
Gubernur juga mengajak masyarakat, khususnya jemaah masjid agung, untuk bergembira menyambut dan menjalankan ibadah suci Ramadan.
“Jangan mengeluh, kita harus bergembira karena masih bisa bertemu kembali dengan bulan puasa,”ucapnya.
Ia turut menyoroti pergerakan harga komoditas di pasar yang kerap mengalami kenaikan saat Ramadan akibat tingginya permintaan dan terbatasnya pasokan.
“Pemerintah Provinsi dan Pohuwato ada tim yang memantau pergerakan-pergerakan di pasar, jangan sampai naik melebihi batas yang diatur. Harga harus terjangkau oleh masyarakat, karena segala macam komoditi itu diperlukan oleh masyarakat, sehingga harga perlu dijaga,” tegasnya.