CARAPANDANG.COM – Setiap orang pada dasarnya selalu mendambakan kesuksesan dalam segala aspek kehidupannya, baik lahir maupun batin. Dalam pandangan ajaran Islam, meraih kesuksesan harus diawali dengan sikap percaya diri dan bertawakkal kepada Allah Swt. Setiap muslim tidak menganggap tawakkal hanya sebagai keharusan semata, melainkan juga merupakan kewajiban agama yang mengakar pada akidah Islam.
Dalam Al-Qur’an diperintahkan agar bertawakkal kepada Allah apabila ingin memiliki iman yang tinggi. “…Dan hanya kepada Allah hendaknya kamu bertawakkal, jika kamu benar-benar orang yang beriman.” (QS. al-Māidah [5]: 23). Setiap pribadi muslim harus mengarahkan sikap tawakkalnya hanya kepada Allah semata, bukan kepada yang lain. Dalam tawakkal itulah terdapat sikap percaya diri yang teguh untuk meraih segala sesuatu yang diharapkan.
Sikap tawakkal sering disalahpahami oleh sebagian umat Islam, yaitu dengan berserah diri kepada Allah tanpa disertai usaha yang sungguh-sungguh. Padahal, penyerahan diri kepada Allah harus dilakukan setelah berusaha secara maksimal, baik melalui aktivitas lahiriah maupun batiniah. Aktivitas lahiriah berupa bekerja dengan tekun, sedangkan aktivitas batiniah berupa permohonan dan doa yang tulus kepada Allah Swt.